kali ini saya ingin membahas sedikit mengenai kehidupan sehari-hari, keadaan yang berkutat pada hari-hari kita, yang menimbulkan tawa, tangis, bahkan marah. langsung aja kita panggil primadona yang cukup terkenal dikalangan manusia yaitu KAMBING HITAM.
apa spesialnya kambing yang berwarna hitam coba sampai semua manusia sering membicarakannya, sekedar pengetahuan kambing hitam bukan sekedar kambing biasa tapi lebih ditujukan untuk julukan sesorang yang dijadikan subjek yang melakukan kesalahan.
akhir-akhir ini sedikit terpikir deh, kasian ya si kambing hitam, dilahirkan didunia cuma dijadikan bahan ketidak adilan, dijadikan pelaku kriminal jadi-jadian, gak pada mikir apa, kasian kan ibu bapanya yang udah ngerawat dia, pas udah besar dimanfaatin seenaknya sama orang lain (oke mulai ngelantur, maaf)
lanjut ya, pada dasarnya istilah kambing hitam itu lahir ketika banyak orang yang mulai menjadi pengecut dan mulai melimpahkan akibat kesalahannya pada orang lain. oke well, saya gak munafik, saya juga ikut serta dalam terbentuknya istilah kambing hitam, loh kok gitu? iyalah secara banyak banget hal kecil yang membantu kelahiran si kambing hitam, misalnya :
a. kamu ngerasa kamu salah dalam suatu hal, karena takut disalahin kamu nuduh "gara-gara si A sih saya jadi gak bisa begini" atau
b. kamu ngerasa salah, tapi karena kamu egois kamu ngerasa paling bener dan alhasil kamu ngomong kaya gini "yah, saya ngelakuin itu kan gara-gara si A bla bla bla...".
Ngerasa gak? gak? kalau masih gak ngerasa kalian berperan dalam lahirnya si kambing hitam, itu artinya ya kalian gak punya hati, akalnya tidak digunakan dan otaknya sedikit kurang diputar.
wah kok saya maksa ya, karena kasian si kambing hitam yang malang itu, banyak yang berperan serta dalam kelahiran dia, tapi ketika dia telah digunakan oleh manusia, manusia malah gak mengakui bahwa mengenal si kambing hitam.
entah ketika nulis ini saya dibalut perasaan apa, yang jelas saya sedang tidak emosi apalagi depresi, saya hanya perlahan tidak menjadi orang munafik, karena saya pernah beberapa kali terpaksa mengenal si kambing hitam agar perbuatan yang saya lakukan dapat dibenarkan, tapi saat hujan dengan derasnya mengguyur kota bandung dan angin perlahan mengajak pikiran saya bermain pada realita menyedihkan.
karena itu para bibit pemimpin yang membangkitkan negara mari kita mulai semua hal yang lebih baik lagi,
jadilah seseorang yang bisa berdiri tegak dan berkata "SAYA YANG MELAKUKAN HAL ITU, KARENA SAYA TIDAK bla bla ", belum bisa?
jangan khawatir anda bisa duduk lalu mengacungkan tangan dan berkata "SAYA SALAH DAN SAYA AKAN BERUSAHA MEMPERBAIKINYA", belum bisa lagi?
masih ada kok cara paling sederhana yang bisa kita mulai, berdirilah depan cermin lalu tunjuk wajah dicermin itu, "SAYALAH YANG SEHARUSNYA LEBIH BERANI PADA HATI NURANI SAYA SENDIRI".
sekali lagi posting ini saya buat bukan untuk sok suci, hanya sekedar ikut prihatin kepada kambing hitam yang selalu jadi tempat orang membuang kedok palsunya :)
gambar dikutip dari kambing hitam

Tidak ada komentar:
Posting Komentar