Jumat, 15 Juni 2012

cintaku summer

cintaku bersemi diterik matahari
hatiku meleleh jika kau panggil namaku
bunga dihatiku mulai tumbuh
sama indahnya dengan bunga ditaman kita bertemu
angin hangat merasuk dalam tubuhku
membuatku ingin tetap diam dalam pelukmu
kupu-kupu memperindah pertemuan kita saat itu
aku dan kamu tersenyum manja kala mata kita bertatap
sang cupid mungkin telah memanah hati kita
aku mencintaimu dan cinta kita tumbuh disummer

batu kotak dan kamu

batu kotak itu memisahkan aku dan kamu
menghancurkan angan yang telah kugambar dalam sketsa mimpi
batu kota itu membuatku membencimu
sebab kamu tak lagi memanggil sayang padaku

isak tangisku pun percuma
aku harus berteriak agar kau dengar betapa aku merindumu

batu kotak itu begitu setia menemani harimu
namun aku, aku hancur tanpa ada kau yang menopangku
dalam alam mimpi kau bisikan kata rindu
namun nyatanya kau tak datang menghampiriku
terlalu lelah hati dan jiwaku

tak ingin lagi kulihat batu kotak yang merenggutmu
mengapa disana harus tertoreh nama indahmu
itu sangat menyiksa sayang
terlebih saat mereka berucap "IKHLASKAN, DIA TENANG DISISI TUHAN"
aku depresi dan menjadi gila saat kata itu terngiang

aku menjerit bahkan mengguncang tubuhmu hari itu
tapi kamu tetap kaku dan membisu
sayang, aku benci dirimu dan batu kotak yang mereka sebut nisan itu