Sabtu, 04 Agustus 2012

untuk kamu pria bijaksana

aku terbius dengan kata sederhanamu di jejaring sosial itu
aku menjadi tertarik untuk semakin mengenalmu
menjadi tertarik akan watak aslimu

kata nasehat yang kau ucapkan memang wajar
seperti petuah kaka kepada adiknya
tapi aku tetap kembali tersipu malu dibuatnya

lagi-lagi bagian dirimu membuatku suka
caramu tersenyum dengan keikhlasan
kesan mendalam tercipta saat pertemuan pertama kita

aku memang tak berani bicara apapun karena aku takut padamu
karena kamu terlalu samar untuk ku kejar
karena kamu hanya bayang semu yang hadir tanpa diduga

lagi-lagi aku menyukaimu, semua gerak-gerikmu
bolehkah biarkan aku masuk sedikit jauh dalam hatimu
menjadi bagian pengisi harimu dalam kesederhanaan yang disebut cinta :)

dari penganggummu yang memandangmu kemarin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar