aku menjadi tertarik untuk semakin mengenalmu
menjadi tertarik akan watak aslimu
kata nasehat yang kau ucapkan memang wajar
seperti petuah kaka kepada adiknya
tapi aku tetap kembali tersipu malu dibuatnya
lagi-lagi bagian dirimu membuatku suka
caramu tersenyum dengan keikhlasan
kesan mendalam tercipta saat pertemuan pertama kita
aku memang tak berani bicara apapun karena aku takut padamu
karena kamu terlalu samar untuk ku kejar
karena kamu hanya bayang semu yang hadir tanpa diduga
lagi-lagi aku menyukaimu, semua gerak-gerikmu
bolehkah biarkan aku masuk sedikit jauh dalam hatimu
menjadi bagian pengisi harimu dalam kesederhanaan yang disebut cinta :)
dari penganggummu yang memandangmu kemarin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar